ποΈ RENUNGAN HARIAN
GBI IFLC Tangerang
Selasa, 14 Oktober 2025
π₯ Tema: "API ASING"
Tidak Menghormati Kekudusan Allah
Penuntun: Menolong jemaat agar dapat dengan sehati membangun Mezbah Keluarga di rumah setiap harinya.
π₯ MEZBAH KELUARGA (Langkah-langkah)
- Mulailah mezbah keluarga dengan pujian dan penyembahan bersama keluarga.
- Lanjut dengan Pembacaan Firman/ayat Alkitab bersama-sama.
- Membaca Pendahuluan, Pengantar Pembacaan Firman dan Narasi Singkat.
- Ambil 5 menit untuk merenungkan Firman Tuhan dan sharing pertanyaan perenungan, penerapan dan Quotes dari renungan harian.
- Penutup: Doa & permohonan dan didukung oleh Ayat Emas/Pedoman.
πΆ PUJIAN & PENYEMBAHAN
KUBAWA KORBAN SYUKUR
Saat kumasuk ke hadirat-Mu
Kutersungkur dan sembah-Mu
Kupersembahkan korban syukurku
Yang terbaik bagi-Mu
Kubawa korban syukur
Ke tempat kudus-Mu Tuhan
Hatiku limpah dengan syukur
S’bab Tuhan baik, selamanya
π PEMBACAAN FIRMAN
Imamat 9:24
“Dan keluarlah api dari hadapan TUHAN, lalu menghanguskan korban bakaran dan segala lemak di atas mezbah. Tatkala seluruh bangsa itu melihatnya, bersorak-sorailah mereka, lalu sujud menyembah.”
π PENDALAMAN FIRMAN
Pendahuluan:
Kitab Imamat terkenal dengan konsep kekudusan Allah. Kekudusan Allah adalah hal yang sangat penting. Jika umat Israel melanggar aturan Allah, konsekuensinya adalah kematian.
“Api asing” bermakna cara umat mempersembahkan yang tidak sesuai perintah Allah — bentuk ketidak-hormatan terhadap kekudusan-Nya. Dalam kasus seperti itu, Allah sendiri menghukum mereka yang tidak menghormati kekudusan-Nya.
Pengantar Pembacaan Firman:
Imamat 9:24 memperlihatkan hasil dari menghargai kekudusan Allah: api Tuhan menghanguskan korban bakaran. Api melambangkan perkenanan Allah atas persembahan yang dilakukan dengan benar.
Allah berkenan kepada orang yang melakukan dengan benar, tetapi murka kepada mereka yang bertindak menurut aturan sendiri, karena menodai mezbah Allah yang kudus.
Narasi Singkat:
Persembahan kepada Allah bukan hal main-main, melainkan sakral dan perlu ketaatan penuh. Orang yang menghargai kekudusan Allah akan selalu memberi yang terbaik, sementara yang tidak menghargai akan mengalami murka Allah.
π€ PERENUNGAN
- Apakah bapak/ibu telah menyediakan waktu untuk Tuhan di pagi hari ini?
- Apakah bapak/ibu telah melakukan yang benar sebagai bentuk menghargai kekudusan Allah?
- Apakah bapak/ibu telah mempersiapkan persembahan yang baik dan benar bagi Allah?
π― PENERAPAN
Menghargai kekudusan Allah bukan karena takut dihukum, tetapi karena kasih dan penghormatan kepada-Nya. Orang yang menghormati kekudusan Allah akan mempersiapkan diri dan persembahan terbaik bagi Allah yang hidup.
π¬ QUOTES
“Dalam memberikan persembahan, Allah lebih menghargai hati yang benar-benar taat di hadapan-Nya daripada ibadah yang megah namun tidak berkenan kepada-Nya.”
π DOA & PERMOHONAN
Bapa yang baik, terima kasih untuk Firman-Mu hari ini yang mengajari kami untuk memberikan yang terbaik kepada Allah. Ajari kami untuk taat dan setia dalam setiap perintah-Mu. Terima kasih Bapa, Haleluya. Amin.
π§ AYAT PEDOMAN
Yosua 1:8
“Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung.”