Setiap orang yang percaya kepada Yesus Kristus tidak hanya dipanggil untuk menerima keselamatan, tetapi juga untuk memberitakan kabar keselamatan kepada orang lain. Roma 10:13–15 menjelaskan bahwa seseorang dapat berseru kepada Tuhan dan diselamatkan karena ia percaya. Namun, untuk percaya, ia harus mendengar Injil, dan untuk mendengar, harus ada orang yang memberitakannya.
Memberitakan Injil berarti menyampaikan kasih Allah, pengampunan dosa, keselamatan melalui Yesus Kristus, dan pengharapan kepada dunia. Panggilan ini bukan hanya bagi pendeta atau penginjil, tetapi bagi setiap orang percaya. Kita dapat menjadi saksi Kristus melalui perkataan, perbuatan, kasih, pertolongan, dan kehidupan yang menjadi teladan.
Memang, memberitakan Injil tidak selalu mudah. Kita mungkin merasa takut ditolak, malu, atau merasa tidak mampu. Namun, Tuhan memanggil kita untuk bersedia pergi dan menjadi saksi-Nya. Tugas kita adalah menyampaikan Injil dengan kasih dan kerendahan hati, sedangkan Tuhan yang bekerja dalam hati setiap orang yang mendengarnya.
Ungkapan “Betapa indahnya mereka yang membawa kabar baik” menunjukkan bahwa Tuhan menghargai setiap orang yang bersedia membawa berita keselamatan. Mungkin yang kita lakukan sederhana, tetapi Tuhan dapat memakai satu perkataan, kesaksian, atau tindakan kasih untuk membawa seseorang mengenal Kristus.
Karena itu, setiap orang percaya dipanggil menjadi pembawa kabar baik. Jangan biarkan rasa takut atau malu menghalangi kita. Marilah kita dengan setia membawa kasih dan keselamatan dalam Kristus kepada orang-orang di sekitar kita.