Pernahkah kita membayangkan seekor domba yang terluka? Dia tidak bisa minta tolong, hanya bisa diam dan menunggu bantuan. Tanpa gembala yang menolong, domba itu tidak punya harapan. Kondisi ini sama seperti kita saat sedang merasa hancur, dikhianati, atau kehilangan arah. Kadang kita merasa sendirian menghadapi masalah yang berat. Tapi di saat yang paling sulit, Allah sebagai gembala Agung datang dan berkata: Aku sendiri yang akan menjagamu.
Dalam Yehezkiel 34:29-31 menggambarkan Allah sebagai Gembala Agung, yang tidak meninggalkan domba-Nya dalam kesesakan. Ia datang untuk memulihkan, memberi damai, dan menegakkan hubungan yang intim dengan umat-Nya. Karena itu di tangan Sang Gembala Agung, domba-domba yang terluka tidak dibuang, melainkan dipulihkan, dipelihara, dan diteguhkan kembali.
Allah tidak ingin kita cuma sekadar bertahan hidup. Dia mau memulihkan kita sepenuhnya. Dia ingin mengubah hidup kita yang tadinya terasa kering dan sedih, menjadi hidup yang penuh kebahagiaan dan bermanfaat lagi bagi orang lain.
Mungkin di luar kita tampak kuat, tapi di dalam hati kita merasa takut gagal atau malu dengan masa lalu. Allah sangat mengetahui akan keadaan itu. Oleh sebab itu Dia tidak hanya memperbaiki keadaan kita, tapi juga menyembuhkan hati kita yang terluka dan memulihkan hidup kita sepenuhnya.
Pesan paling penting dari Allah sebagai gembala Agung adalah: "Kamu adalah milik-Ku." Mungkin dunia membuatmu merasa tidak berharga, tapi bagi Allah kamu sangat berarti karena kamu adalah domba-Nya bahkan kamu adalah kesayangan-Nya. Jadi, kalau hari ini kamu merasa lelah dan ingin menyerah, jangan menjauh dari Allah. Datang mendekatkan diri kepada-Nya. Sebab di dalam pelukan Allah, rasa takutmu akan hilang dan kamu akan menemukan kekuatan baru untuk melangkah lagi. Ingat di dalam menjalani hidup ini kamu tidak sendirian.