π RENUNGAN HARIAN
GBI IFLC Tangerang
Senin, 24 November 2025
Tema: "KERENDAHAN HATI"
Subtema: Disakiti Tetapi Memilih Untuk Mengampuni
π Pembacaan Firman
Yesus berkata: "Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat." Dan mereka membuang undi untuk membagi pakaian-Nya. (Lukas 23:34)
π‘ Pembahasan
Salah satu rasa yang paling menyakitkan bagi manusia adalah dikhianati oleh orang terdekat. Ketika seseorang yang kita percaya dan yang mengetahui banyak hal tentang kita ternyata mengkhianati, rasa sakit itu dapat menimbulkan benci dan dendam.
Namun sebagai orang percaya, kita diajarkan untuk mengampuni. Banyak orang tidak mau mengampuni karena merasa itu hanya menguntungkan orang yang bersalah. Padahal, mengampuni adalah perintah Tuhan dan cerminan kerendahan hati.
Dalam Lukas 23:34, bahkan di tengah penderitaan menjelang kematian, Tuhan Yesus tetap memilih untuk mengampuni. Sikap inilah yang menjadi teladan bagi kita: tidak menyimpan kesalahan orang lain dan tetap hidup dalam kasih.
Rasul Paulus menegaskan dalam 1 Korintus 13:4-7 bahwa kasih itu sabar, murah hati, tidak memegahkan diri, tidak sombong, tidak pemarah, dan tidak menyimpan kesalahan orang lain. Kasih menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, dan sabar menanggung segala sesuatu.
Tuhan Yesus tidak berkenan kepada mereka yang memelihara kebencian, tetapi Ia menyukai mereka yang memilih untuk mengampuni. Orang yang mengampuni adalah orang yang rendah hati dan tetap taat, sekalipun disakiti berkali-kali. Sebab ia percaya bahwa Tuhan yang akan membalas semua perbuatan yang tidak adil.
π Perenungan
- Apakah saya telah menyediakan waktu khusus bagi Tuhan hari ini?
- Apakah saya bisa mengampuni dan melupakan kesalahan orang lain?
- Apakah saya dapat meneladani Tuhan Yesus yang tetap mengampuni walau berkali-kali disakiti?
π‘ Penerapan
Banyak orang pandai berbicara tentang mengampuni, namun tidak mudah melaksanakannya. Sebagai orang percaya, kita harus belajar mengampuni orang yang telah mengkhianati kita. Mengampuni adalah bagian dari kerendahan hati di hadapan Tuhan.
π¬ Quotes
"Mengampuni kesalahan orang lain berarti kita tidak ingin membiarkan kebencian menjadi penyakit dalam hidup kita."
ποΈ Doa & Permohonan
Bapa yang baik, terima kasih atas Firman-Mu hari ini. Ajarkan kami untuk selalu rendah hati dan taat melakukan kebenaran-Mu di dalam kehidupan sehari-hari. Dalam nama Yesus kami berdoa, amin.
π Ayat Pedoman
YOSUA 1:8 — "Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung."