Panggilan memberitakan Injil dimulai dengan mengikuti Yesus. Kita harus hidup dekat dengan Tuhan, menaati Firman-Nya, dan menjadikan hidup kita sebagai kesaksian.
Penjala manusia adalah orang yang memiliki kepedulian terhadap jiwa-jiwa. Ia tidak memaksa, tetapi dengan kasih membawa orang untuk mengenal Yesus melalui perkataan, tindakan, dan kehidupan yang menjadi teladan.
Memberitakan Injil berarti keluar dan menjangkau orang-orang di sekitar kita baik itu keluarga, sahabat, lingkungan kerja, dan masyarakat. Injil bukan hanya untuk didengar di dalam gereja, tetapi harus dibawa kepada dunia.
Panggilan Injil membutuhkan hati yang mengasihi. Ketika kita menyadari bahwa setiap jiwa berharga bagi Tuhan, kita akan terdorong untuk berdoa, bersaksi, melayani, dan membawa mereka kepada Kristus.
Oleh karena itu dapat kita pahami bahwa panggilan ini berarti seseorang harus memiliki hati yang peduli terhadap jiwa-jiwa, berani memberitakan Injil, dan membawa orang lain mengenal kasih serta keselamatan dalam Yesus Kristus. Karena itu, marilah kita tidak hanya menjadi penerima Injil, tetapi juga menjadi saksi Kristus yang siap pergi, menjangkau, dan membawa jiwa-jiwa kepada-Nya.