Setiap orang percaya dipanggil untuk memberitakan Injil kepada orang lain. Namun, dalam memberitakan Injil, kita harus ingat bahwa Yesus Kristus adalah pusat pemberitaan kita. Kita bukan memberitakan diri sendiri, tetapi memberitakan tentang kasih, keselamatan, dan karya Yesus Kristus.
Dalam Kolose 1:28, Paulus berkata bahwa Kristuslah yang mereka beritakan. Ini berarti tujuan utama pemberitaan Injil adalah supaya orang lain mengenal Yesus, percaya kepada-Nya, dan bertumbuh dalam iman.
Ketika kita bersaksi, kita boleh menceritakan pengalaman hidup kita, tetapi jangan sampai diri kita menjadi pusat perhatian. Kesaksian kita harus membawa orang lain untuk melihat dan mengenal Kristus.
Memberitakan Injil juga berarti menyampaikan Firman Tuhan dengan benar dan sederhana. Kita dipanggil untuk mengajarkan kebenaran, menasihati dengan kasih, dan menjadi teladan melalui kehidupan kita.
Karena itu, kita dapat memberitakan Kristus melalui perkataan dan perbuatan. Di dalam keluarga, tempat kerja, sekolah, gereja, dan masyarakat, kita dapat menunjukkan kasih, kejujuran, pengampunan, kepedulian, dan kebaikan. Dengan demikian, kehidupan kita dapat menjadi kesaksian tentang Kristus.
Menjadikan Kristus sebagai pusat pemberitaan Injil berarti memberitakan Yesus, bukan memberitakan diri sendiri. Kita adalah alat yang dipakai Tuhan untuk membawa orang lain mengenal, percaya, dan bertumbuh di dalam Kristus.